Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2009

Mereka + nasib = sengsara

kapan kita akan tenang
kapan kita akan tentram
bisa kah kita terus hidup
hidup dalam ketidak pastian
apakah perubahan tak perlu lagi

aku rasa kita hanyalah boneka
boneka dari zaman yang edan
zaman yang dimainkan oleh segelintir orang
orang-orang berkuasa
menindas anak-anak bangsa

memang
kita bisa memilih
tapi diantara pilihan-pilihan
yang tak akan merubah nasib kita
350 tahun kita dijajah
siapa bilang penjajahan itu sudah berubah

bahakan mereka sudah bosan menjajah kita
menjajah dan mendengar kesalahan kita
kita ini bangsa yang besar
tapi dipimpin orang yang kecil
segelintir orang yang belum sengsara
sedangkan kita terlanjur sengsara
terjebak dalam nasib kita

aku tak mennyalahkan nasib
karna nasib yang menentukan Tuhan
tapi kenapa nasib ini diperburuk orang-orang edan
yang berkoar untuk menyelamatkan kita
kenapa........
Read more

Senin, 30 Maret 2009

aku sendiri

gemerlap dunia
membutakan mata
wahai anak bangsa
mana semangat sumpah pemuda
dimana kalian singsingkan lengan baju
apa kata merdeka sudah tak berarti
apa tumpah darah ini tealah hampa
senang senang senang
satu kata menghancurkan
dimana tangan tangan
gagah berani yang dulu kau tunjukkan
kemana kalian teriakkan merdeka
semua telah bungkam
tumpah darah telah tumpah
hanya cerita bahagia
yang tersisa untuk anak cucu kita
hanya foto merdeka
yang ada untuk mereka
hanya buku sejarah yang tak lupa
hanya kita yang ada
tinggal satu nama
INDONESIA
kita harus merdeka
kita harus ada
kita nyata
kita indonesia
tidak kah kau ingat
wahai anak indonesia
Read more

abu abu

entah sampai kapan
meributkan apa tentang apa
banyak pilihan
yang sebenarnya jalan buntu
yang jujur berbohong
berbohong pun jujur
kemana bangsaku melangkah
dengan pemimpin tak tahu arah
sakit sudah tak terasa lagi
hanya pilunya masih
ibu pertiwi mati suri
enggan melihat anak bangsa
meminum darah temanya sendiri
berebut abu abu dalam abu abu
hanya suram kulihat
ikut kita salah
tak ikut kita mati
pergi tak ada guna
tinggal tak berguna
indonesiaku memang hidup
tapi dalah jam tanpa detak
Read more

Senin, 22 September 2008

TEMAN...

Teman
Kau tegarkan aku
Kau sayangi aku
Kau isi penuh hatiku
Dengan kasih sayang mu
Kau tertawa bersamaku
Kau juga mengis bersamaku
Kau tumpuan hidupku

Hanya kepadamu
Kutunjukkan
Tangisku
Tawaku
Dan segala milikku

Sumpah !!!
Ku ingin slalu bersamamu
Ku ingin lewati hari
Dangan tawamu
Bergandeng tangan bersamamu
Lewati duri
Atau madu kehidupan
Bersama
Read more

PUISI KEPEDULIAN

CORENG MORENG WAJAH IBU PERTIWIKU
GARIS LUSUH NAMPAK JELAS DIWAJAHNYA
CEKUNG MATA DUKA TAMPAK SEKALI TERLIHAT
COMPANG CAMPING SERTA TAKBERGAIRAH PENAMPILANYA

IBU PERTIWIKU
DIA MELIHAT ANAK PERTIWI YANGLAGI MABOK
DIA LIHAT ANAK PERTIWI YANGLAGI BINGUNG
DIA MELIHAT ANAK PERTIWI YANG LAGI BUSUNGKAN DADA

IBU PERTIWIKU MENANGIS
MELIHAT KITA MEMINUM KERINGAT DAN DARAH SESAMA
MELIHAT KITA MENELINGKUNG DIANTARA SAUDARA
MELIHAT KITA MEMBAKAR RASA KASIHNYA

IBU PERTIWI SEDANG MERANA
KARENA KITA TELAH LAMA BERKELANA
KARENA KITA SANGAT RAKUS UNTUK BERKUASA
KARENA KITA TIDAK SUKA KUMPUL DENGAN SAUDARA

IBU PERTIWI KITA SEDANG KOMA
KARENA ANAK PERTIWI YANG LUPA AMANAH
KARENA ANAK PERTIWI YANG BANGGA AKAN PARTAINYA
KERENA ANAK PERTIWI YANG LUPA BERBANGSA

IBU PERTIWI JANGNLAH MATI
ANAK PERTIWI KINI HANYALAH LUPA
MEREKA BUKAN TAK BERBAKTI
TAPI MERKA KINI SEDANG MERENDA

IBU PERTIWI
DIHARIBAANMU KAMI DILAHIRKAN SAMA
DITANAH TERCINTAMU KAMi SAMA DIBESARKAN
DAN DIDALAM RAHIM MU KAMI AKAN KEMBALI DIKUBURKAN.
Read more

KIYAIKU SEDANG REKREASI

MENELUSURI LORONG GELAP NAN GULITA
MENENTENG OBOR YANG MUDAH PADAM
MEMBAWA SAPU YANG SUDAH LUSUH
BERMINYAK WANGI YANG SUDAH BASI

SURBAN MENGGELAYUT DI PUNDAK BELIAU SUDAH KUMAL
TASBIH TERPUTAR DITANGAN YANG SUDAH LEMAH
BISIKAN BACAAN YANG TAK LAGI FASIH
KIAIKU TENGAH BERJALAN KAKI

TAPAK KAKI BELIAU YANG TERTATA RAPI
TERHAPUS OLEH GELOMBANG PASANG SURUT
KIAIKU TERTATIH DAN LETIH
BADANYA LEMAH NAFASNYA MENDESAH

KIAIKU SEDANG REKREASI
MENJELAJAH DUNIA YANG FANA
BERBEKAL AKIDAH DAN AKHLAKUL KARIMA
MENCOBA TUNDUKKAN NAFSU DAN ANGKARA MURKA

KIAKU MENDESAH
ASTAGHFIRULLAH…………………………..
MASIHKAH ADA
YA ROHMAN YA ROHIM
MASIHKAH ADA

KIAKU INGIN PULANG
DENGAN KAKI TERSERET RESAH
DENGAN HATI MENANGIS GELISAH
MASIHKAN ADA YANG AKAN TERSISA
Read more