Tampilkan postingan dengan label perjaungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perjaungan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2009

Mereka + nasib = sengsara

kapan kita akan tenang
kapan kita akan tentram
bisa kah kita terus hidup
hidup dalam ketidak pastian
apakah perubahan tak perlu lagi

aku rasa kita hanyalah boneka
boneka dari zaman yang edan
zaman yang dimainkan oleh segelintir orang
orang-orang berkuasa
menindas anak-anak bangsa

memang
kita bisa memilih
tapi diantara pilihan-pilihan
yang tak akan merubah nasib kita
350 tahun kita dijajah
siapa bilang penjajahan itu sudah berubah

bahakan mereka sudah bosan menjajah kita
menjajah dan mendengar kesalahan kita
kita ini bangsa yang besar
tapi dipimpin orang yang kecil
segelintir orang yang belum sengsara
sedangkan kita terlanjur sengsara
terjebak dalam nasib kita

aku tak mennyalahkan nasib
karna nasib yang menentukan Tuhan
tapi kenapa nasib ini diperburuk orang-orang edan
yang berkoar untuk menyelamatkan kita
kenapa........
Read more

Selasa, 31 Maret 2009

bingung tentang partai

emmm..............
aku sebenarnya bingung ma orang yang ikut partai
sebenarnya berapa sih dana yang mereka gunakan(baca:hamburkan) untuk kampanye dan dana kehidupan partainya tiap hari.
1milyar, 5 milyar. ato bahkan lebih dari itu.
kalo menurut aku meraka kan katanya mau memperjuangkan rakyat.
jadi g masalah dokong kalo ugag jadi pejabat untuk memperjuangkan rakyat.
misalnya dana untuk kampaye dijadikan dana untuk membantu korban bencana alam. ato untuk membuat ladang usah baru. jadi toh kita bukan pejabat tapi bisa bantu rakyat.

masalahnya krang tu yang mau jadi pejabat tiu hanya untuk bisa korupsi, jadi bukan untuk membantu rakyat yang sebang kesusahan. wong kalo kita logika tidak jadi pejabat pun kita bisa bantu rakyat sekaligus mendapat dana.
misalnya kita membuka pabrik baru dari dana kampanye yang mampu menyerap tenaga kerja.

jadi ugag salah kita kalo golput. jadi g membantu orang yang meu koropsi.
tapi golput pun kita salah coz tu berarti kita telah lari dari tanggung jawab kita sebagai warga negara yang baik.
Read more

Senin, 30 Maret 2009

aku sendiri

gemerlap dunia
membutakan mata
wahai anak bangsa
mana semangat sumpah pemuda
dimana kalian singsingkan lengan baju
apa kata merdeka sudah tak berarti
apa tumpah darah ini tealah hampa
senang senang senang
satu kata menghancurkan
dimana tangan tangan
gagah berani yang dulu kau tunjukkan
kemana kalian teriakkan merdeka
semua telah bungkam
tumpah darah telah tumpah
hanya cerita bahagia
yang tersisa untuk anak cucu kita
hanya foto merdeka
yang ada untuk mereka
hanya buku sejarah yang tak lupa
hanya kita yang ada
tinggal satu nama
INDONESIA
kita harus merdeka
kita harus ada
kita nyata
kita indonesia
tidak kah kau ingat
wahai anak indonesia
Read more

Senin, 29 September 2008

Woro Woro

Taukah kamu berapa banyak pohon yang ditebang untuk membuat sehelai kertas?
mari kita sebagi generasi muda yang seharusnya melestrikan alam dengan ;
SAY NO TO UAS N TUGAS!
hemat kertas!
selamatkan pohon!
Dan lestarikan alam indonesia yang kaya akan hutan tropis ini!
Read more

Senin, 22 September 2008

TEMAN...

Teman
Kau tegarkan aku
Kau sayangi aku
Kau isi penuh hatiku
Dengan kasih sayang mu
Kau tertawa bersamaku
Kau juga mengis bersamaku
Kau tumpuan hidupku

Hanya kepadamu
Kutunjukkan
Tangisku
Tawaku
Dan segala milikku

Sumpah !!!
Ku ingin slalu bersamamu
Ku ingin lewati hari
Dangan tawamu
Bergandeng tangan bersamamu
Lewati duri
Atau madu kehidupan
Bersama
Read more

SAHABAT

Seperti langit biru di awan
Kau cerah
Seperti atsmorfir lapisi bumi
Kau melindungi
Dan seperti malaikat malaikat turun dari langit
Kau bercahaya,buat ku tenang
Dan seperti lilin di malam gelap
Kau berikan cahaya padaku
Dan seperti ibuku
Kau memelukku, menggenggam tanganku dan
Menyeka air mataku
Dan seperti lelucon
Kau buatku tertawa
Seperti pelangi
Kau lukiskan hidupku hingga berwarna
Tahun tahun pasti akan berlanjut
Begitu kehidupan
Kita akan semakin cepat lupa
Apalagi menjelang mati
Tapi,yang slalu ku ingat
Hari ini,bersamamu sahabatku
Disini
Read more

PUISI KEPEDULIAN

CORENG MORENG WAJAH IBU PERTIWIKU
GARIS LUSUH NAMPAK JELAS DIWAJAHNYA
CEKUNG MATA DUKA TAMPAK SEKALI TERLIHAT
COMPANG CAMPING SERTA TAKBERGAIRAH PENAMPILANYA

IBU PERTIWIKU
DIA MELIHAT ANAK PERTIWI YANGLAGI MABOK
DIA LIHAT ANAK PERTIWI YANGLAGI BINGUNG
DIA MELIHAT ANAK PERTIWI YANG LAGI BUSUNGKAN DADA

IBU PERTIWIKU MENANGIS
MELIHAT KITA MEMINUM KERINGAT DAN DARAH SESAMA
MELIHAT KITA MENELINGKUNG DIANTARA SAUDARA
MELIHAT KITA MEMBAKAR RASA KASIHNYA

IBU PERTIWI SEDANG MERANA
KARENA KITA TELAH LAMA BERKELANA
KARENA KITA SANGAT RAKUS UNTUK BERKUASA
KARENA KITA TIDAK SUKA KUMPUL DENGAN SAUDARA

IBU PERTIWI KITA SEDANG KOMA
KARENA ANAK PERTIWI YANG LUPA AMANAH
KARENA ANAK PERTIWI YANG BANGGA AKAN PARTAINYA
KERENA ANAK PERTIWI YANG LUPA BERBANGSA

IBU PERTIWI JANGNLAH MATI
ANAK PERTIWI KINI HANYALAH LUPA
MEREKA BUKAN TAK BERBAKTI
TAPI MERKA KINI SEDANG MERENDA

IBU PERTIWI
DIHARIBAANMU KAMI DILAHIRKAN SAMA
DITANAH TERCINTAMU KAMi SAMA DIBESARKAN
DAN DIDALAM RAHIM MU KAMI AKAN KEMBALI DIKUBURKAN.
Read more